AKSEPTABILITAS MASYARAKAT KALIMANTAN BARAT TERHADAP PRODI STUDI AGAMA AGAMA IAIN PONTIANAK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat akseptabilitas masyarakat kalimantan barat terhadap Prodi Studi Agama Agama IAIN Pontianak. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah Qouta Sampling dengan jumlah kouta 1500. Peneliti akan menilai kelayakan isi item kuesioner dengan menggunakan expert judgment sebagai ahli. Penelitian ini juga akan melakukan focus group discussion (FGD) dengan menghadirkan beberapa tokoh lintas agama dan masyarakat. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dengan memperhatikan mean, modus, median, serta simpangan bakunya. Adapun kriterianya adalah sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Hasil dari penelitian ini adalah akseptabilitas aspek persepsi pada Prodi Studi Agama Agama di Kalimantan Barat yang meliputi 10 wilayah kabupaten dan juga kota memiliki kategori tinggi dengan tanggapan dengan nilai frekuensi terbanyak 616 responden (40,85%). Kategori rendah sebanyak 534 (35,41%) responden. Kategori sangat rendah dan sangat tinggi memiliki tanggapan 217 (14,39%) dan 141 responden (9,35%). Adapun akseptabilitas di wilayah Kalimantan Barat terkait keberadaan Prodi Studi Agama Agama memiliki kategori rendah dengan nilai frekuensi terbanyak 717 responden (47,55%). Kategori tinggi dan sangat tinggi memiliki tanggapan secara berurutan yakni 431 (28,58%) dan 189 responden (12,53%). Kesimpulannya adalah Prodi Studi Agama Agama IAIN Pontianak memiliki persepsi yang tinggi dalam hal perlu adanya Program Studi yang memang berfokus dalam mengarahkan moderasi beragama pada satuan Pendidikan tinggat Institut/Universitas. Namun secara keseluruhan siswa SMA/MA yang menjadi sampel penelitian akseptabilitas Prodi Studi Agama Agama di Kalimantan Barat memiliki penerimaan yang rendah.
Downloads
Copyright (c) 2022 Abdullah Syifa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish journals in Scientia: Jurnal Hasil Penelitian agrees with the following conditions:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3. Every publication (printed/electronic) are open access for educational purposes, research, and library. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation.