Yuspita Kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam dalam Penggunaan Bahan Ajar Berbasis Digital di SMA Negeri Pangkalpinang
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang Kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam dalam Penggunaan Bahan Ajar Berbasis Digital di SMA Negeri Pangkalpinang. Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini ialah Guru Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri Pangkal Pinang sudah menggunakan bahan ajar berbasis digital tetapi masih kurang bervariasi. Karena hanya mendonwload saja terkadang di modifikasi. Akan tetapi sebelum proses pembelajaran guru PAI di SMA Negeri Pangkal Pinang melakukan ice breaking terlebih dahulu agar pembelajaran menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: Kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam menggunakan bahan ajar berbasis digital dalam proses pembelajaran di SMA Negeri Pangkalpinang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mendapatkan data dan mengumpulkan data-data yang sesuai dengan kenyataan di lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data di lapangan, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan model Miles dan Huberman. Kegiatan ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk-bentuk kreativitas yang dimiliki guru Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri Pangkalpinang, antara lain: a) kreativitas dalam mengoptimalkan pembelajaran; b) kreativitas dalam menggunakan metode pembelajaran; c) kreativitas dalam menggunakan media teknologi; d) kreativitas dalam menggunakan model pembelajaran; e) kreativitas dalam mengembangkan sumber belajar; f) kreativitas dalam mengembangkan bahan ajar; dan g) kreativitas dalam melakukan evaluasi. 2) Jenis bahan ajar berbasis digital yang digunakan guru Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri Pangkalpinang meliputi: bahan ajar display yaitu modul ajar yang diambil templatenya di google ataupun di PMM (Platform Merdeka Mengajar) kemudian dirubah dan dikreasikan sesuai masing-masing tergantung dengan materinya. Selain itu juga menggunakan bahan ajar interaktif berupa video pembelajaran yang dibuat dengan animasi dari canva, bahan ajar berbasis web, dan blogger. Dan 3) Kreativitas guru Pendidikan Agama Islam dalam penggunaan bahan ajar berbasis digital di SMA Negeri Pangkalpinang ialah dikatakan sangat kreatif dalam menggunakannya. Karena semuanya berusaha berani tampil dengan baik dan fleksibel dengan melihat situasi dan kondisi peserta didiknya.
This research examines the Creativity of Islamic Religious Education Teachers in the Use of Digital-Based Teaching Materials at SMA Negeri Pangkalpinang. The background of this research is that Islamic Religious Education teachers at SMA Negeri Pangkal Pinang have already been using digital-based teaching materials, but they are still lacking in variety. Because it's only downloaded, it sometimes gets modified. However, before the learning process, the PAI teacher at SMA Negeri Pangkal Pinang conducts an ice-breaking session first to make the learning interesting and enjoyable. This research aims to describe: The creativity of Islamic Religious Education teachers using digital-based teaching materials in the learning process at SMA Negeri Pangkalpinang.
This research uses a descriptive qualitative approach to obtain data and collect data that aligns with the reality in the field. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. For data analysis in the field, the researcher used qualitative descriptive analysis techniques based on the Miles and Huberman model. This activity includes data reduction, data presentation, and conclusion verification.
The results of this study show that: 1) The forms of creativity possessed by Islamic Education teachers at SMA Negeri Pangkalpinang include: a) creativity in optimizing learning; b) creativity in using teaching methods; c) creativity in using technology media; d) creativity in using learning models; e) creativity in developing learning resources; f) creativity in developing teaching materials; and g) creativity in conducting evaluations. 2) The types of digital teaching materials used by Islamic Education teachers at SMA Negeri Pangkalpinang include: display teaching materials, which are teaching modules taken from templates on Google or PMM (Platform Merdeka Mengajar) and then modified and created according to each teacher's material. In addition, it also uses interactive teaching materials in the form of learning videos created with animations from Canva, web-based teaching materials, and bloggers. And 3) The creativity of Islamic Religious Education teachers in using digital-based teaching materials at SMA Negeri Pangkalpinang is said to be very creative in their use. Because everyone is trying to bravely perform well and be flexible by observing the situation and conditions of their students.
Downloads
Copyright (c) 2025 Yuspita Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.