Framing Pemberitaan Covid 19 Pasca Idul Fitri 2021 dalam Mengkontruksi Realitas di Media Online Kompas.com dan Bangkapos.com
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi realitas sosial dari media massa online nasional kompas.com dengan media massa online lokal bangkapos.com membingkai pemberitaan terkait krisis covid 19 pasca idul fitri 2021 serta menganalisis mengapa pemberitaan covid 19 pasca idul fitri 2021di media online semakin masif diberitakan hingga terkesan media sedang melakukan framing. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon masyarakat yang diwakili oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan akademisi. Penelitian menggunakan metode analisis framing dengan menggunakan teori zhongdang Pan dan Kosicki dalam menganalisis berita dan mengenai respon masyarakat terkait pemberitaan, peneliti menganalisis terori kognitif komunikasi massa dan teori afektif komunikasi massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media online kompas.com dan media bangkapos.com sama-sama membingkai lonjakan kasus covid 19 yang disebabkan oleh idul fitri 2021, hasil juga menunjukkan dua berita covid 19 pasca idul fitri 2021 pada media online kompas.com tidak menggunakan kaidah penulisan jurnalistik seperti menerapkan 5W+1H yakni terdapat pada unsur ‘why’ sehingga media cenderung berpihak kepada isu. Respon masyarakat juga berbeda, dari tokoh agama mengungkap ketidaksetujuannya terhadap pemberitaan tersebut, sedangkan dari tokoh masyarakat yang diwakili aparatur desa mengungkapkan bahwa lonjakan kasus covid 19 salah satunya adalah disebabkan oleh idul fitri 2021 dan juga ungkapan berbeda diungkapkan oleh tokoh akademisi yakni benar adanya salah satu lonjakan kasus covid 19 disebabkan oleh idul fitri namun ia tidak setuju jika idul fitri 2021 satu-satunya yang dianggap penyumbang kasus kenaikan covid 19.
Downloads
Copyright (c) 2023 Sekar Putri, Rafles Abdi Kusuma, Amrullah Amrullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish journals in Scientia: Jurnal Hasil Penelitian agrees with the following conditions:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3. Every publication (printed/electronic) are open access for educational purposes, research, and library. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation.