Noura's Publication Ethics

Pendahuluan

Kepatuhan dalam etika publikasi memastikan integritas penerbitan ilmiah dan memberikan derajat kepercayaan pada artikel yang diterbitkan. Oleh karena itu, Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak mengharapkan semua penulis untuk mematuhi persyaratan etika dalam penyusunan naskah artikelnya.

Plagiasi

Plagiasi merupakan bentuk kecurangan akademik dalam bentuk mencuri dan menyimpangkan (ide atau kata-kata orang lain) sebagai milik sendiri (reproduksi ide orang lain) tanpa memberikan kredit kepada penulis aslinya. Saat ini, publik ilmiah global dan kebijakan penulisan ilmiah di Indonesia sudah menetapkan plagiarisme sebagai pelanggaran yang serius yang tidak dapat ditoleransi. Menaggapi hal tersebut, Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak berkomitmen untuk menghapus, membatalkan dan mengembalikan artikel yang mempunyai kemungkinan adanya praktik plagiasi dari mulai proses submit, review, penyuntingan, sampai publikasi. Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak menggunakan aplikasi deteksi plagiarisme yang terpercaya untuk memeriksa setiap naskah yang dikirim ke jurnal kami. Oleh karena itu, Naskah yang dikirimkan harus merupakan karya asli dari penulisnya. Saat ini, kami menetapkan angka toleransi untuk uji kesamaan sebesar 20%. Selain itu, Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak akan mengikuti pedoman COPE dalam kasus dugaan plagiarisme.

Pengiriman Ganda (Duplikasi)

Pengiriman duplikat adalah situasi dimana seorang penulis mengirimkan naskah yang sama atau mirip ke dua jurnal yang berbeda secara bersamaan baik ke Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak atau penerbit jurnal lainnya. Kasus duplikasi juga mencakup penyerahan naskah yang berasal dari data yang sama sedemikian rupa sehingga tidak terdapat perbedaan yang berarti pada naskah tersebut. Pengiriman naskah duplikat juga mencakup pengiriman naskah yang sama / serupa dalam bahasa berbeda ke jurnal yang berbeda. Di sisi lain,  Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak membedakan dengan jelas kasus duplikasi yang menurut kami merupakan suatu pelanggaran dengan replikasi yang bertujuan untuk menguji dan memperluas temuan penelitian dalam konteks yang lebih luas dan beragam.  

Fabrikasi dan Pemalsuan

 Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak memutuskan bahwa tidak etis seorang penulis memalsukan, memanipulasi, atau fabrikasi data dalam naskah. Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak merujuk ke pedoman COPE dalam menangani kasus-kasus dugaan fabrikasi dan pemalsuan data. Manipulasi kutipan sebuah naskah harus berisi kutipan yang relevan saja. Penyertaan kutipan yang tidak relevan dengan karya sangat tidak disarankan. Demikian pula, sitasi sendiri (swa-kutip) yang tidak relevan untuk menambah kutipan merupakan tindakan yang tidak etis.