KONSEP GENDER PERSPEKTIF ISLAM

  • Abdi Susanto IAIN SYaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Keywords: Konsep, Gender, Perspektif Islam

Abstract

Perempuan sering digambarkan sebagai makhluk yang lemah-lembut dan gemulai yang perlu mendapatkan perlindunga dari laki-laki yang dianggap sebagai mahluk yangdi identikkan dengan yang kuat dan keras serta selalu lebih dominan. Padahal, perlindungan yang didapat perempuan di masyarakat merupakan hasil dari domestikasi dan dominasi. Lemah lembut juga lebih jauh diartikan sebagai lemah akal pikirannya serta lemah imannya. Dari itu, agar tidak menimbulkan hal-hal yang dapat mendiskreditkan posisi perempuan maka harus jelas gambaran jelas mengenai konseptual gender perspektif islam.

Salah satu bentuk dari rahmat  itu adalah pengakuan Islam terhadap keutuhan kemanusiaan perempuan setara dengan laki-laki. Islam mengakui adanya perbedaan biologis antara perempuan dan laki-laki. Akan tetapi, secara tegas Islam melarang menjadikan perbedaan itu sebagai alasan untuk mengutamakan salah satu pihak dan merendahkan pihak lainnya. Dengan ungkapan lain Islam mengakui adanya perbedaan, tetapi mengutuk perilaku yang membedakan atau diskriminatif, karena bertentangan dengan prinsip tauhid, inti dari ajaran Islam. Keyakinan bahwa tidak ada manusia yang setara dengan Allah dan tidak ada anak dan titisan Tuhan pada gilirannya melahirkan pandangan kesetaraan manusia sebagai sesama makhluk Allah. Tidak ada manusia nomor satu dan manusia nomor dua. Manusia pada hakikatnya sama. Tidak ada manusia yang boleh dipertuhankan dalam arti dijadikan tujuan hidup dan tempat bergantung, ditakuti, disembah, dan seluruh tindakannya dianggap benar tanpa syarat.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-12-03
How to Cite
Susanto, A. (2018). KONSEP GENDER PERSPEKTIF ISLAM. NOURA: JURNAL KAJIAN GENDER DAN ANAK, 2(2), 1-35. Retrieved from https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/nou/article/view/1371