Piagam Madinah: Strategi Politik Dakwah Nabi Muhammad Periode Madinah

  • Mursyidul Wildan Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Indonesia
  • Saepudin Saepudin Fakultas Ilmu Keislaman Universitas Islam Al-Ihya Kuningan, Indonesia
  • Agus Zamzam Nur Fakultas Ilmu Keislaman Universitas Islam Al-Ihya Kuningan, Indonesia
Keywords: Piagam Madinah, Sahifat, Treaty, Charter

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh hasil analisis pustaka mengenai piagam Madinah sebagai strategi politik dakwah Nabi Muhammad pada periode Madinah dengan menggunakan metode literature review. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Piagam Madinah memenuhi tiga pengertian yaitu treaty, sahifat dan constitution. dokumen itu merupakan kesepakatan beberapa golongan; Muhajirin, Anshar, Yahudi dan sekutunya bersama Nabi. Dilihat dari pengertian constitution, la juga memuat prinsip-prinsip pemerintahan yang bersifat fundamental, artinya kandungan sahifat itu dapat mencakup pengertian ketiga istilah tersebut. Sebab ia adalah dokumen perjanjian persahabatan antara Muhajirin, Anshar, Yahudi dan sekutunya bersama Nabi yang menjamin hak-hak mereka menetapkan kewajiban-kewajiban dan memuat prinsip-prinsip pemerintahan yang mengikat untuk mengatur pemerintahan di bawah pimpinan Nabi Muhammad saw. Dengan Piagam madinah masyarakat dapat hidup berdampingan untuk memperjuangkan kepentingan bersama melalui semangat persatuian yang dilandasi dengan kebersamaan dan cinta kasih.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-07-12
How to Cite
Wildan, M., Saepudin, S., & Nur, A. (2022). Piagam Madinah: Strategi Politik Dakwah Nabi Muhammad Periode Madinah. Edugama: Jurnal Kependidikan Dan Sosial Keagamaan, 8(1), 136-149. https://doi.org/10.32923/edugama.v8i1.2653