Konseling Individual untuk meningkatkan konsep diri korban Bullying di Sekolah
(Studi Kasus di SMK Negeri 1 Sigli)
Abstract
Kasus Bullying di sekolah harus menjadi perhatian semua kalangan terutama Guru Bimbingan dan Konseling yang memiliki kapasitas di bidang keilmuannya. Dalam rentang
tahun 2016-2020 KPAI telah menerima setidaknya 480 kasus yang Bullying disekolah. baru-baru ini juga kasus Bullying telah membuat siswa SD di Tasikmalaya meninggal Dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan konsep diri korban Bullying di sekolah melalui layanan konseling Individual. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan melakukan wawancara konseling dengan SB sebagai salah satu korban bullying di SMK Negeri 1 Sigli dengan dampak yang berat. Analisis data dilakukan dengan cara penyajian, reduksi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa layanan konseling Individual memiliki pengaruh terhadap meningkatnya konsep diri SB sebagai korban Bullying. Pada awal pelaksanaan konseling SB masih menunjukkan sikap yang merasa rendah diri, tidak percaya diri dan menarik diri dari lingkungan. Pasca dilaksanakan konseling individual SB mulai membuka diri, memiliki semangat untuk berjuang dan mulai memiliki kepercayaan terhadap lingkungan sosialnya.