Pengaruh Gaya Komunikasi Kepemimpinan dalam Pengelolaan Organisasi : Tinjauan Analisis
Abstract
Memiliki peran penting di sebuah organisasi, gaya kepemimpinan menjadi salah satu hal yang menentukan dalam keberhasilan organisasi. Namun, menjadi bagian dari negara yang berdasarkan hukum dan adat istiadat membuat kepemimpinan sering kali dieratkan dengan etika yang ada, sehingga munculah istilah kepemimpinan yang etis. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menelusuri dan mengkaji lebih dalam terkait perbedaan mendasar dari gaya kepemimpinan etis dan tidak etis di dalam sebuah organisasi. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur dan tinjauan teori pertukaran sosial dan teori identitas sosial, hasil pengamatan menunjukan bahwa kepemimpinan etis dikaitkan dalam dua dimensi yaitu moral person dan moral manager dengan komponen karakteristik tambahan seperti keadilan, integritas, bimbingan etis, orang orientasi, pembagian kekuasaan, klarifikasi peran, dan kepedulian terhadap keberlanjutan. Kemudian kepemimpinan tidak etis tunjukan dalam dua kategori kepemimpinan yaitu the hypocritical leader yang ditandai dengan sifat munafik dan the ethically neutral leader yang ditandai dengan sifat yang self oriented.
Downloads
Copyright Notice
Komunikasia: Journal of Islamic Broadcasting and Communication is under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC-BY 4.0) License, according to which:
1) Authors retain copyright and grant the journal the right to first publication, with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution (CC-BY 4.0) that allows the sharing of articles published with the acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
2) The authors are authorized to make additional contracts separately for distribution of the version of the work published in this journal (for example, publication in an institutional repository or as a chapter of the book), as long as there is recognition of authorship and initial publication in this journal.
3) Authors are authorized and encouraged to publish and distribute their work online (for example, in institutional repositories or on their personal pages) at any time before or during the editorial process, as it increases the impact and reference of the published work.