OPINI MAHASISWA PRODI KPI IAIN SAS TENTANG PROGRAM TV DAKWAH
Abstract
Dakwah merupakan aktivitas untuk menyampaikan ajaran Islam kepada seluruh kaum muslim untuk lebih bertakwa kepada Allah Swt. Saat ini perkembangan dakwah cukup pesat hal ini dapat dilihat dari semakin berkembangnya channel dari TV dakwah itu sendiri khususnya lembaga penyiaran TV dakwah yang ada di Indonesia. Lembaga penyiaran TV ini diantaranya memberikan identitas nama ataupun program yang memang sarat dengan nilai Islami sehingga visi dari nilai dakwah jelas terlihat. Keberadaan TV dakwah tentunya diharapkan dapat meningkatkan kemaslahatan dan harus didukung dengan program-program yang dapat merubah umat muslim kearah lebih baik. Hanya yang menjadi pertanyaan seberapa besar awareness publik tentang TV dakwah dan program yang ditayangkan, Artikel ini membahas tentang opini mahasiwa program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN SAS tentang eksistensi dan program TV Dakwah,Kesimpulan dari penelitian ini keberadaan TV dakwah ternyata belum begitu populer serta minat mereka untuk mengakses TV dakwah masih kurang dikarenakan mereka berkeinginan program TV dakwah dapat disajikan lebih variatif dan menyesuaikan dengan karakter audien.
Downloads
Copyright Notice
Komunikasia: Journal of Islamic Broadcasting and Communication is under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC-BY 4.0) License, according to which:
1) Authors retain copyright and grant the journal the right to first publication, with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution (CC-BY 4.0) that allows the sharing of articles published with the acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
2) The authors are authorized to make additional contracts separately for distribution of the version of the work published in this journal (for example, publication in an institutional repository or as a chapter of the book), as long as there is recognition of authorship and initial publication in this journal.
3) Authors are authorized and encouraged to publish and distribute their work online (for example, in institutional repositories or on their personal pages) at any time before or during the editorial process, as it increases the impact and reference of the published work.