Konsep Pendidikan Anak Prasekolah Dalam Perspektif Ibn Qayyim Al-Jawziyyah
Abstract
Peran edukatif keluarga (orang tua) telah melemah dikarenakan melilitnya persolanaan ekonomi, derasnya pengaruh budaya dan kerasnya perubahan sosial politik yang menggeser tata nilai, watak dan perilaku dalam pola hidup yang tidak berpihak pada kenyamanan anak-anak. Tulisan ini akan mengulas tentang konsep ajaran Islam terhadap pentingya pendidikan anak usia dini dan usia prasekolah melalui pemikiran seorang tokoh muslim Ibn Qayyim Al-Jauziyah. Ibn Qayyim Al-Jawziyyah merupakan sosok yang memiliki kematangan berfikir dan berkarya, karena ia berguru dan bergaul dengan komunitas yang memiliki etose keilmuan yang sangat tinggi dan diketahui kecemerlangan pikirannya. Pemikiran Ibn Qayyim tentang pendidikan anak usia prasekolah diarahkan pada upaya menyelamatkan fitrah dan potensi dasar yang dimiliki anak.; Pertama, aspek mental-spiritual (al-Tarbiyyah al-Imaniyah), Kedua, aspek moral (al-Tarbiyah Khuluqiyah) Ketiga, aspek fisik (Tarbiyah Jismiyah) Keempat, Aspek sosial (al-Tarbiyah al-Ijtimaiyyah) diperlukan dalam menata lingkungan yang kondusif untuk mendukung perkembangan anak ke arah yang baik. Kelima, aspek Intelektual.
The educative role of the family (parents) has weakened because of the twisting of economic polity, the swift influence of culture and the harshness of socio-political changes that shift values, character, and behavior in lifestyles are not in favor of the comfort of children. This paper will review the concept of Islamic teachings on the importance of early childhood education and preschool age through the thought of a Muslim leader Ibn Qayyim Al-Jauziyah. Ibn Qayyim Al-Jawziyyah is a person who has the maturity to think and work because he studied and mingled with communities that have a very high scientific ethos and are known for the brilliance of his mind. Ibn Qayyim's thoughts about the education of preschool children are directed at efforts to save the nature and basic potential possessed by children; First, mental-spiritual aspects (al-Tarbiyyah al-Imaniyah), Second, moral aspects (al-Tarbiyah Khuluqiyah) Third, physical aspects (Tarbiyah Jismiyah) Fourth, social aspects (al-Tarbiyah al-Ijtimaiyyah) are needed in managing the environment conducive to supporting the child's development in a right direction. Fifth, Intellectual aspects.