Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial Dalam Laporan Tahunan Perusahaan
Abstrak
The purpose of this research is to examine the effect of corporate characteristics,consist of size of board of commisioner, leverage, corporate size, profitability and ages of corporate to corporate social responsibility disclosure. This research can explain the decision making about the corporate social responsibility disclosure done by companies. This research used purposive sampling. The sample of this research is 16 companies. Researcher used multiple regression analysis as analysis method.The Result of this research shows that profitability have significant effect to corporate social responsibility disclosure. size of board of commisioner, leverage, corporate size and ages of corporate have not significant effect to corporate social responsibility disclosure. The Result of this research shows that size of board of commisioner, leverage, corporate size, profitability and ages of corporate have not significant effect to corporate social responsibility disclosure. That mean corporate social responsibility disclosure diseffect by five variables caused behaved the law of rule No. 40 year 2007 of limited shareholder that legalized on july 2007 section 74 that obligated to corporate to disclosure informatian social responsibility.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari karakteristik perusahaan yang diproksikan dalam ukuran dewan komisaris, leverage, ukuran perusahaan, profitabilitas dan umur perusahaan terhadap iumlah informasi sosial yang diungkapkan oleh suatu perusahaan. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai tolak ukur pengambilan keputusan informasi social perusahaan pertambangan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, sampel yang digunakan berjumlah 16 perusahaan. Metode statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa profitabilitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap jumlah informasi sosial yang diungkapkan oleh perusahaan, sedangkan ukuran dewan komisaris, leverage, ukuran perusahaan dan umur perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap jumlah informasi sosial yang diungkapkan oleh perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan ukuran dewan komisaris, leverage, ukuran perusahaan, profitabilitas dan umur perusahaan tidak berpengaruh terhadap pengungkanpan informasi sosial perusahaan. Hal ini berarti bahwa pengungkapan informasi sosial perusahaan tidak dipengaruhi oleh kelima variabel tersebut yang disebabkan oleh diberlakukannnya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT), yang disahkan pada 20 Juli 2007. Pasal 74 yang mewajibkan perusahaan mengungkapkan informasi sosialnya.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Alexandri, Moh. Benny.(2008). Manajemen Keuangan Bisnis. Cetakan Kesatu.
Alfabeta. Bandung.
Anggraini, Retno. 2006. Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor-faktor yang
Mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial dalam Laporan Keuangan
Tahunan (studi empiris pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar Bursa
Efek Jakarta). Simposium Nasional Akuntansi 9.hal 8-10
Belkaoui,A.R. (2006). Accounting Theory. 5th Ed, Thomson. Jakarta.
Darwin,Ali.(2004). Penerapan Sustainability Reporting di Indonesia, Konvensi
Nasional Akuntansi V, Program Profesi Lanjutan, Yogyakarta. Hal. 5-8
Finch,Nigel. (2005). The Motivations for Adopting Sustainability Disclosure.
Macquaarie Graduate School of Management. Social Science Research
Network. Hal.10
Fred,Weston, J. dan Eugene Brigham. 2001.Dasar – Dasar Manajemen
Keuangan. Edisi 9. Erlangga. Jakarta.
Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan
Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Gujarati.(2003). Dasar-dasar ekonomitrika.Erlangga. Jakarta
Harahap,Syafri Sofyan (2001). Teori Akuntansi. PT Raja Grafindo Persada,
Jakarta.
Hendriksen, Eldon S. dan Michael F. Van Breeda. (2002). Teori akunting.
Terjemahan oleh Herman Wibowo. Buku 2. Edisi kelima.
Interaksara,Jakarta.
http://202.155.2.90/corporate_action/new_info_jsx/jenis_informasi/01_laporan_
Keuangan/ 02_soft_copy_laporan_keuangan diakses pada pukul 04.35
WIB tanggal 23 Agustus 2011.
http://www.idx.co.id. Diakses, Selasa, 23 Agustus 2011
Ikatan Akuntan Indonesia. (2009). Standar Akuntansi Keuangan. Salemba Empat,
jakarta.
Ikhsan Arfan Dan Muhammnad Ishak.(2008). Akuntansi Keperilakuan. Salemba
Empat, Jakarta.
Indriyanto,Nur Dan Bambang Supomo (2002). Metodelogi Penelitian Bisnis Untuk
Akuntansi Dan Manajemen.Usu Press, Medan
Irawan,Bambang.(2006).Faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan laporan
keuanganpada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek
Indonesia (BEI). Universitas Islam Indonesia.Yogyakarta. hal 25.
Komar,Seful.(2004). Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial (Social Responsibility
Accounting) dan Korelasinya dengan Akuntansi Islam, Media Akuntansi,
Edisi 42/Tahun XI, hal. 54-58.
Linda dan Maya Febrianty.(2010). Kinerja Perusahaan dalam Perspektif Agency
Theori dan Signaling Theori. Jurnal Ekonomi dan Bisnis,Vol. 9, No 2
Agustus 2010 : 190–202
Lukman,Syamsuddin.(2001). Manajemen Keuangan Perusahaan,PT.Raja
Grafindo Persada, Jakarta.