Analisis Kebijakan Populis dan Peta Mutu Pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Abstrak
The government continues to improve the education sector with various steps, one of which is by making regular curriculum improvements, such as the change from the level of education to the 2013 curriculum. Changes in the curriculum to 2013 curriculum, among others, to meet the golden generation of Indonesia. If changes are made, it is hoped that the young generation in the future will be able to realize the ideals of Indonesian education. with the low quality of education of the population, it will also affect the low competitiveness of the workforce of the Bangka Belitung Islands Province in the labor market both the labor market in this area itself and the labor market outside the region. Related to the education quality map in the province of Kep. Bangka Belitung as Strengthening HR to be able to oversee the implementation of PMP is still very much needed, especially for the development of the capacity of local facilitators to improve the quality of the learning process. Mapping the quality of education must be maintained in order to improve the quality of schools from time to time.Keywords: Populist, Quality, Education
Abstrak
Pemerintah secara terus-menerus membenahi sektor pendidikan dengan berbagai langkah, salah satunya adalah dengan melakukan perbaikan kurikulum secara berkala, seperti perubahan dari kurikulum tingkat satuan pendidikan menjadi kurikulum 2013. Perubahan kurikulum menjadi kurikulum 2013, antara lain dimaksudkan untuk menyongsong generasi emas Indonesia. Jika perubahan kurikulum ini dilakukan, maka diharapkan generasi muda di masa depan akan dapat mewujudkan cita-cita pendidikan bangsa Indonesia. dengan kualitas pendidikan penduduk yang rendah, akan menyebabkan juga rendahnya daya saing tenaga kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam pasar kerja baik pasar kerja di daerah ini sendiri maupun pasar kerja di luar daerah. Terkait Peta Mutu pendidikan di Provinsi Kep. Bangka Belitung bahwa Penguatan SDM untuk dapat mengawal implementasi PMP masih sangat dibutuhkan, terutama untuk pengembangan kemampuan fasilitator daerah untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran. Pemetaan mutu pendidikan harus dijaga kontinuitasnya sehingga dapat dipelajari perubahan mutu sekolah dari waktu ke waktu.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Aneta, Asna, ‘Jurnal Administrasi Publik’, Implementasi Kebijakan Program
Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) Di Kota Gorontalo, vol. 1, no. 1
(2010), pp. 54-65.
George III. Edwards, Implementing Public Policy, Washington DC: Congressional
Quarterly Press, 1980.
Graha N. Andi, ‘Jurnal Ekonomi Modernisasi’, Pengembangan Masyarakat
Pembangunan Melalui Pendampingan Sosial dalam Konsep Pemberdayaan di
Bidang Ekonomi, vol. 5, no. 2 (2009), pp. 117-126.
Gunawan, Sumodiningrat, Mewujudkan Kesejahteraan Bangsa: Menanggulangi
Kemiskinan dengan Prinsip Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta: Elex Media
Komputindo, 2009.
Hatu A. Rauf, ‘Jurnal Inovasi’, Pemberdayaan dan Pendampingan Sosial dalam
Masyarakat’, vol. 7, no. 4 (2010) pp 240-254.
Husna, Nurul, ’Jurnal Al-Bayan’, Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial, vol.
, no. 29 (2014), pp. 45-58.
Ismanto, Ricky, Pengantar Kebijakan Publik, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 1999.
Putera E. Roni, ‘Jurnal Demokrasi’, Analisis terhadap Program-program
Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia, vol.
, no. 1 (2007), pp. 37-61.
Riant D. Nugroho, Kebijakan Publik untuk Negara-negara Berkembang, Jakarta: PT.
Elex Media Komputindo, 2006.
Said A. Zainal, Kebijakan Publik, Jakarta: Yayasan Pancur Siwah, 2004.
Sitepu, Anwar, ‘Jurnal Sosio Informa’, Analisis Efektifitas Kelompok Usaha Bersama
Sebagai Instrumen Program Penanganan Fakir Miskin, vol. 2, no. 1 (2016), pp.
-68.
Suharto, Edi, Kebijakan Sosial Sebagai Kebijakan Publik, Peran Pembangunan Sosial
dan Pekerjaan Sosial dalam Mewujudkan Negara Sejahtera, Bandung: Alfabeta,
Sutikno et al, ‘Jurnal Ekonomi Pembangunan’, Pemilihan Program Pengentasan
Kemiskinan Melalui Pengembangan Model Pemberdayaan Masyarakat Dengan
Pendekatan Sistem, vol. 11, no. 1 (2010) pp. 135-148.
Tampubolon, Joyakin et al, ‘Jurnal Penyuluhan’, Pemberdayaan Masyarakat Melalui
Pendekatan Kelompok, vol. 2, no. 2 (2006), pp. 10-22.
Yeremias T. Keban, Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik, Konsep, Teori dan Isu,
Yogyakarta: Gava Media, 2004.