Pendidikan Spiritual Menata Imun Tubuh Masa Pandemi

  • Hadarah Hadarah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Abstrak

Persoalan bangsa sebagaimana yang diuraikan di atas, membutuhkan pemikiran berkaitan dengan keselamatan invidu, masyarakat, bangsa dan Negara dari seluruh persoalan yang semakin mencekam. Semua elemen mempunyai peran dan andil sesuai kelas sosial masing-masing. Bukan waktunya untuk berdebat kusir saling menyalahkan satu sama lain. Dalam momentum saat ini, bangsa memanggil seluruh masyarakat turut membantu memikirkan perbaikan keadaan, minimal berusaha memulihkan kondisi keluarga masing-masing, memperkuat benteng kehidupan melalui pemulihan mental, jiwa yang sehat lepas dari setres dan rasa trauma terhadap pengaruh bencana PANDEMI. Permasalahannya adalah, fakta menunjukkan kondisi spikologis masyarakat sudah mengalami degradasipesismistik, dan bahkan terdapat kelompok masyarakat yang putus asah, setres dan kehilangan kendali, rumah tangga yang broken, pasangan suami istri mengalami perceraian dimana-mana, kesemuanya itu terjadi akibat berbagai faktor pemicunya, dan yang paling nampak adalah krisis ekonomi, krisis sosial, krisis moral dan krisis kepercayaan hingga arah hidup menjadi serba tida menentu. Peran pemerintah hanya terbatas, tidak dapat menyelesaiakan persolan masyarakat per individu, tidak dapat bertahan hidup dalam jangka waktu yang lama jika hanya mengandalkan  bantuan pemerintah, oleh karenanya menjadi tanggungjawab masing-masing warga Negara, bangsa dan masyarakat menyelesaikan segala persoalannya sesuai kadar sosialnya. Dunia kehidupan manusia secara kuantitatif mengalami pengurangan yang signifikan, dan pegurangan jumlah secara kualitatif pada dimensi spikologis, banyak pula yang imannya menjadi lemah. Keimanan tetap pada dasar fundamental Islam, ummat Muslim tetap pada keyakinan bahwa segala bencana PANDEMI adalah atas dasar sunnatullah, bencana alam yang juga atas persetujuan sang Pencipta.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Abdullah, M. A. (2020). Mendialogkan Nalar Agama dan Sains Modern di Tengah Pandemi Covid-19. Maarif, 15(1), 11–39.
Agung, I. M. (2020). Memahami Pandemi Covid-19 Dalam Perspektif Psikologi Sosial. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 1(2), 68–84.
Amin, H. (2020). Pendidikan Keluarga Muslim di Tengah pandemi. Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 5(2), 1–9.
Astini, N. K. S. (2020). Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran tingkat sekolah dasar pada masa pandemi covid-19. Lampuhyang, 11(2), 13–25.
Farida, S. (2016). Pendidikan karakter dalam prespektif islam. KABILAH: Journal of Social Community, 1(1), 198–207.
Gobel, Y. P. (2020). PEMULIHAN EKONOMI INDONESIA PASCA PANDEMI COVID-19 DENGAN MENGKOMBINASIKAN MODEL FILANTROPI ISLAM DAN NDEAS MODEL. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 3(2), 209–223.
Harahap, S. R. (2020). Proses Interaksi Sosial Di Tengah Pandemi Virus Covid 19. AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial Dan Budaya, 11(1), 45–53.
Hidayat, N. (2015). Peran dan Tantangan Pendidikan Agama Islam di Era Global. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 12(1), 61–74.
Islamy, A., & Istiani, N. (2020). Aktualisasi Nilai-nilai Profetik dalam Pendidikan Keluarga di Tengah Pandemi Covid-19. MAWA’IZH: JURNAL DAKWAH DAN PENGEMBANGAN SOSIAL KEMANUSIAAN, 11(2), 169–187.
Mahardhani, A. J., & KP, M. (2020). Menjadi Warga Negara yang Baik pada Masa Pandemi Covid-19: Persprektif Kenormalan Baru. JPK (Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan), 5(2), 65–76.
Mulyadin, W. (2020). NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA PEMIKIRAN TASAWUF. KREATIF: Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam, 18(1), 1–16.
Muslim, M. (2020). Manajemen stress pada masa pandemi covid-19. ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis, 23(2), 192–201.
Muvid, M. B. (2019). PENDIDIKAN TASAWUF: Sebuah Kerangka Proses Pembelajaran Sufistik Ideal Di Era Milenial. Pustaka Idea.
Niam, S. (2013). Institusi Pendidikan Dalam Tasawuf. Jurnal Kanz Philishophia, 3(2).
Putri, R. N. (2020). Indonesia Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 705–709.
Rahmat, H. K., Nurmalasari, E., & Basri, A. S. H. (2018). Implementasi Konseling Krisis Terintegrasi Sufi Healing Untuk Menangani Trauma Anak Usia Dini pada Situasi Krisis Pasca Bencana. Prosiding Seminar Nasional PIT Ke-5 Riset Kebencanaan IABI, 671–678.
Ridwan, M. (2018). Konsep Tarbiyah, Ta’lim Dan Ta’dib Dalam Al-Qur’an. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 37–60.
Roziika, A., Santoso, M. B., & Zainudiin, M. (2020). PENANGANAN STRES DI MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN METODE EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (EFT). Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(2), 121–130.
Shadiqi, M. A., Hariati, R., Hasan, K. F. A., I’anah, N., & Al Istiqomah, W. (2020). Panic buying pada pandemi COVID-19: Telaah literatur dari perspektif psikologi. Jurnal Psikologi Sosial.
Surudani, C. J., Makahaghi, Y. B., & Pangandaheng, N. D. (2021). PENERAPAN ADAPTASI PSIKOSOSIAL PADA MASYARAKAT PASCA TRAUMA BENCANA ALAM DI KAMPUNG LEBO KECAMATAN MANGANITU. Jurnal Ilmiah Tatengkorang, 5(1), 16–20.
Sushanti, S. (n.d.). KONTESTASI NEGARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19. Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika, 2(1), 14–23.
Tanyid, M. (2014). Etika dalam pendidikan: Kajian etis tentang krisis moral berdampak pada pendidikan. Jurnal Jaffray, 12(2), 235–250.
Diterbitkan
2020-12-25
Bagian
Articles