https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/nou/issue/feedNOURA: Jurnal Kajian Gender dan Anak2024-11-23T11:05:34+07:00Kartika Sariti_3k@yahoo.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><em>Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak</em> (e-ISSN: <a title="e-ISSN" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1543555052">2655-6200</a>) is a gender and child studies journal published by the Institute for Research and Community Service (LP2M) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung<span class="Y2IQFc" lang="en">. As a journal with a broad disciplinary readership, we aim to publish papers accessible to this readership. Noura: Jurnal Kajian Gender dan Anak is published twice yearly, in June and December.<br></span></p> <div id="tw-target-rmn-container" class="tw-target-rmn tw-ta-container F0azHf tw-nfl"> <pre id="tw-target-rmn" class="tw-data-placeholder tw-text-small tw-ta" dir="ltr" style="text-align: left;" data-placeholder=""> </pre> </div> <p style="text-align: justify;"> </p>https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/nou/article/view/4129Learning Islamic Education in Children With Special Needs2024-11-22T12:12:40+07:00Sri Widyastriwidii@iiq.ac.idIsman Iskandarisman@iiq.ac.id<p><em>The Government regulation states that education can be accessed by all students regardless of background, physical condition, ethnicity, race, and religion. However, in reality, there is still minimal access for students, especially children with special needs, to Islamic education. This article aims to further explore the phenomenon of the process of teaching Islamic Religious Education to children with special needs. This research uses a qualitative research method (field research) with a data collection process through interviews with Nur Asih Ciputat Special School teachers, and the surrounding community as well as direct observation of the learning process and documentation. The theory used in this research is theories of inclusive education which integrates with the theory of society (Luhman 1995). The results of the research show that learning Islamic religious education for students with special needs at the Nur Asih Special School is supported by the idea of exclusion from the surrounding community. The community provides important information and messages as an institution that provides Islamic educational values to children with special needs. Community Involvement is a phenomenon that occurs in the lives of students with special needs in Islamic education teaching. Students can communicate freely and participate in society to experience learning Islamic education from the environment.</em></p>2024-06-19T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/nou/article/view/3995Perundungan Anak dalam Kajian Komunikasi2024-11-22T12:15:01+07:00Yera Yulistayerayulista@iainsasbabel.ac.id<p><em>Pada akhir 2023 ini publik kembali dikejutkan terkait pemberitaan adanya dugaan aktivitas perundungan (bullying) dikalangan anak.Sejumlah kasus satu persatu diungkapkan di media massa maupun media sosial. Aktivitas bullying tentunya tidak lepas dari aktivitas komunikasi yakni ketika adanya interaksi antara pelaku dan korban bully, suatu aktivitas penyampaian pesan yang disampaikan kepada korban yang menimbulkan makna yang sangat mendalam sehingga menorehkan beragam efek terutama efek psikologi berupa gangguan suasana hati sehingga korban merasa tidak aman, merasa dikucilkan, merasa tidak memiliki arti dalam hidupnya yang nantinya dapat dimungkinkan dapat berujung pada tindakan bunuh diri. Hal ini karena yang dirasakan aktivitas bullying ini adalah pengungkapan pesan yang melontarkan kata-kata negatif, kata-kata kasar dengan intonasi keras, bernada mengejek,mengintimidasi yang dilakukan secara berulang dan seringnya dilakukan oleh pelaku yang secara berkelompok dalam mengintimidasi korban itu sendiri. Membahas aktivitas bullying ini tentunya tidak lepas dari mengkaji proses ,produksi hingga efek komunikasi yang muncul dari aktivitas ini, oleh sebab itu artikel ini mengkaji aktivitas bullying dari beragam sudut kajian komunikasi yang melingkupi elemen komunikasi, tataran komunikasi, hingga teknik komunikasi dengan judul artikel Perundungan Anak dalam Kajian Komunikasi.</em></p>2024-07-02T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/nou/article/view/3935Solidaritas Sosial pada Kelompok Waria di Pondok Pesantren Waria Al Fatah Yogyakarta2024-11-22T12:10:05+07:00Pebri Yanasariajiaryus@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis solidaritas sosial yang terjadi dikalangan pondok pesantren Waria Al Fatah Yogyakarta dengan menggunakan analisis teori solidaritas sosial Emile Durkheim. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian <em>library research</em>. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa solidaritas yang ada di Pondok Pesantren Waria Al-fatah yogyakarta adalah solidaritas mekanik karena memiliki berbagai persamaan diantaranya. Dengan adanya kesamaan nasib serta penlirmaan di kalngan masyarakat, terbentuklah pesantren yang dapat mewadahi kebutuhan keagamaan para santri waria dalam beribadah. Adapun identitas yang sudah menjadi lembaga dalam Pondok Pesantren Waria Al-fatah ini merupakah ruh solidaritas diantara para waria.</p>2024-11-22T12:07:46+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/nou/article/view/3980Peran Perempuan dalam Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Pulau Bangka:2024-11-22T15:55:29+07:00Zakia Ayu Lestarizakiayulestari@gmail.com<p><em>Pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling banyak digeluti tidak hanya dari kaum laki-laki, akan tetapi juga saat ini banyak digeluti oleh kaum perempuan. Pariwisata berkelanjutan merupakan Pembangunan pariwisata yang dalam prosesnya mempertimbangan secara penuh dampak ekonomi, sosial dan lingkungan. Keterlibatan perempuan secara efektif dalam pengembangan pariwisata selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu kesetaraan gender. Namun masih ditemukan isu gender di beberapa industri serta pelaku pariwisata yaitu umur, kesenjangan gaji/upah, serta pembatasan aktivitas. Peran Perempuan menjadi hal yang dilematis, akan tetapi pelaku industri pariwisata yang notabene banyak di kelola oleh Perempuan menjadi suatu keuntungan dalam menarik pasar. </em></p>2024-11-22T15:53:49+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/nou/article/view/3961Analisis Motivasi Belajar Berdasarkan Gender dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Kelas XII Bahasa SMAN 2 Sungaiselan2024-11-23T11:05:34+07:00Muhammad Arif Fatahillahmaf060380@outlook.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar siswa berdasarkan gender dalam pembelajaran Bahasa Arab di kelas XII jurusan Bahasa di SMA Negeri 2 Sungaiselan. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 20 siswa (10 laki-laki dan 10 perempuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan memiliki motivasi intrinsik yang lebih tinggi, didorong oleh minat dan rasa ingin tahu terhadap budaya Arab, sedangkan siswa laki-laki lebih cenderung dipengaruhi oleh motivasi ekstrinsik, seperti pencapaian nilai dan pengakuan sosial. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, serta dukungan dari keluarga dan guru. Penelitian ini menyarankan agar guru merancang strategi pembelajaran yang mempertimbangkan perbedaan motivasi gender, sehingga dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan membantu mereka mencapai potensi akademik terbaik. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemahaman tentang motivasi belajar yang berbeda antara siswa laki-laki dan perempuan dalam konteks pembelajaran Bahasa Arab.</p>2024-11-22T16:00:57+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/nou/article/view/3962Kesetaraan Gender dalam Buku Pelajaran Seni Budaya Kelas VIII SMP/MTs2024-11-23T11:02:08+07:00Judaina Judainaoppodaina@gmail.com<p>Penelitian ini mengeksplorasi penerapan konsep kesetaraan gender dalam buku pelajaran Seni Budaya kelas VIII SMP/MTs di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis konten, penelitian ini menilai representasi gender dalam teks, gambar, dan contoh kasus dalam buku pelajaran terbaru. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun buku pelajaran mulai mencakup nilai kesetaraan gender, terdapat ketimpangan yang signifikan, dengan representasi laki-laki lebih dominan dalam berbagai kegiatan seni budaya. Namun, beberapa buku juga mulai menampilkan tokoh perempuan yang berperan aktif, meskipun jumlahnya masih terbatas. Temuan ini menyoroti perlunya peningkatan representasi gender yang lebih seimbang untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan menghindari stereotip yang dapat memperkuat ketidaksetaraan. Peneliti merekomendasikan penerbit dan pengembang kurikulum untuk lebih memperhatikan representasi gender dalam buku pelajaran guna mendukung kesetaraan gender dalam pendidikan.</p>2024-11-22T16:03:56+07:00##submission.copyrightStatement##